Tuesday, 28 April 2015

mt lawu via cemorosewu

Assalamualaikum Wr Wb


Salam rimba


Kali ini saya ingin berbagi pengalaman pendakian gunung lawu.
Gunung lawu (Wukir Mahendra) ialah gunung yang sudah lama berhenti aktifitasnya (menurut wikipedia)
Gunung ini brdiri di perbatasan propinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.cemoro sewu tepatnya di Kab magetan.Basecamp cemorosewu dan cemoro kandang di karanganyar hanya berjarak beberapa ratus meter saja.Jalur pendakian via cemorosewu sudah dibuat tangga dari batu yang tersusun rapi dan indah,Namun nanjak terus mas broo,Menyenangkan bukan.Lain halnya dengann jalur pendakian via cemorokandang yang jalannya masih tanah,jalur cemorokandang terbilang vukup ramah karena landai tapi lebih jauh karena track nya berputar.


Dari Jogja menuju gunung lawu yaitu dari terminal nggiwangan naik bus menuju solo,setelah sampai solo langsung naik bus lagi jurusan tawangmangu karanganyar,setelah sampai naik mobil pick up menuju base camp.

Dari Jakarta menuju gunung lawu yaitu dari stasiun pasar senen.turun di solo bisa,turun jogja juga bisa,setelah itu naik bus ke tawangmangu,setelah itu naik mobil pickup sampe base camp.

Dari Surabaya sama ,Lebih mudah lewat Solo-tawangmangu-basecamp.

Persiapan mendaki gunung lawu.
Seperti biasa sebelum melakukan pendakian terlebih dahulu kita melakukan persiapan supaya rencana kita tidak berantakan.

Gunung Lawu terkenal sangat dingin,apalagi kalau hujan dan badai,tidak diragukan lagi minyak goreng beku.Dalam keadaan seperti ini bila fisik kita tidak fit dikhawatirkan akan mengalami masalah.oleh karena itu hendaknya segala keperluan wajib di persiapkan.


Gerbang Basecamp Cemorosewu
Kami dari jogja sampai di basecamp jmasih pagi,disini kami bergabung dengan pendaki asal UMM malang.Mereka sangat baik dan humoris membuat perjaalanan menyenangkan.


 track pendakian foto ini diambil saat turun gunung karena saat naik sangat banyak pendaki lewat, jadi kami malu.




Istirahat di pos
Disini kami bertemu banyak pendaki dari berbagai daerah,kami istirahat isi perut sedikit untuk enambah tenaga.




Di dalam warung simbok
Karena hujan badai tenda kami basah semua,akhirnya kami masuk kewarung pesen kopi,dan makan makanan yang kami bawa.hangat bos angin ga berani masuk warung.





Menuju puncak
Foto ini diambil di depan warung,Kami berdoa bersama sebelum lanjut mendaki,kami memakai jaket 3 lapis karena memang suhu dingin sekali,untuk menghindari sickness montain hendaknya memakai jaket,sarung tangan,bandana,kupluk yang hangat.



Puncak hargo dumilah
Setelah satu jam mendaki kamu sampai di puncak hargo dumilah,badai sangat dingin terjadi disini,tapi kami tetap bersukur dapat merasakan betapa indahnya hidup,dan betapa indahnya Indonesia




   Karena musim hujan cuaca kurang bersaahabat,badai semalaman dan sampai siang badai tak juga reda.Kami tetap semangat karena bukan hanya sunrise yang dicari.
Mendaki bukan hanya tentang sunsite tentang sunrise,tapi tentang bagaiman kita bisa mengalahkan diri sendiri,menikmati setiap langkah,dan rasakan arti hidup ini.

''Dilarang mengambil apapun kecuali gambar

Dilarang meninggalkan apapun kecuali jejak

Dilarang membunuh apapun kecuali waktu ''

 Sekian cerita pendakian dari saya semoga bermanfaat.Terima kasih untuk para pembaca semoga selalu bersama rahmat tuhan YME.

Assalamualaikum Wr Wb.




4 comments: